Singapura layak mencari ilmu berawal rekan-rekan Asianya dengan cara apa reka membela medalion

Dengan penghentian Olimpiade Tokyo ala 8 Agustus, Singapura enggak membela medalion.

Sebagai anak Adam Singapura yg berdiam dekat Hong Kong, kami angkuh atas praja mengambil kami kala Sarah Lee membela medalion gangsa jeluk bersepeda perempuan ala musim bontot Olimpiade, sehingga total medalion Hong Kong selaku heksa, penerimaan medalion Olimpiade terpilih dekat distrik ini. .

Sebagai komparasi, Taiwan membela 12 medalion, Malaysia membela ganda, Thailand membela ganda tertanam medalion logam adi pertamanya, pula Filipina membela catur tertanam logam adi pertamanya. Ini sama dengan frustrasi distribusi Singapura per Joseph Schooling membela medalion logam adi prima Kota Singa dekat Olimpiade Rio de Janeiro jeluk renang rama-rama 100 meter.

Dalam khotbah introduksi National Sailing Centre ala terpacul 26 Juni 1999, Perdana Menteri Singapura zaman itu Goh Chok Tong berkecek, “Tantangan kami kepada silaturahmi melaut sama dengan kepada membela medalion Olimpiade kepada Singapura dekat Olimpiade 2008. Ini sama dengan haluan yg ambisius, tapi homo- jeluk lingkup.”

Singapura belum sempat membela medalion Olimpiade jeluk vak melaut. Mengapa Singapura enggak membela medalion dekat Olimpiade Tokyo temporer yurisdiksi Asia lainnya mencapai kemajuan?

Saya enggak mengomentari Olimpiade Singapura mana pula, tertanam Schooling. Saya setujuan atas posting Presiden Singapura Halimah Yacob dekat Facebook-nya ala 30 Juli, yg menginsafkan “ucapan minus pula memedihkan terhadapnya” pula menyodok anggota Singapura kepada membagul olahragawan mereka atas seisi jantung.

Lebih tersisih sedang, kami enggak mempunyai sah kepada mengata-ngatai Schooling, oleh tersisih bertambah enggak atletis ketimbang beliau. Dalam sebagian rembulan bontot, kami selaku bertambah kempuh oleh kami enggak melancarkan sport darurat per pungkur kami gering konklusi warsa lantas. Dalam tenaga sebangun kami yg enggak suceng, kami makin enggak boleh menguasai kekuatan jauh pula lantang yg dilakukan sama getah perca olahragawan Olimpiade Singapura sebagai Schooling pula Yu Mengyu, seorang kontestan tenis kenap.

Meskipun enggak menuding ujung tangan ala orang mana pula, tunak berlaku kepada bersoal apakah terkandung bukti sistemik kepada kesulitan medalion Olimpiade Singapura dibandingkan atas rekan-rekan Asianya. Salah homo- petunjuknya terwalak ala komunike Goh jeluk pidatonya dekat warsa 1999, “Juara enggak dilahirkan. Mereka dibuat.”

Ambil ibarat Siobhan Haughey, yg membela ganda medalion argentum jeluk renang kepada Hong Kong dekat Olimpiade Tokyo. Dia mengantongi aba Irlandia pula melukiskan cucu berawal bekas Perdana Menteri Irlandia, Charles Haughey, tapi menolak undangan Irlandia kepada menggantikan dukuh itu dekat Olimpiade pula justru berenang ke Hong Kong. Dia sama dengan penghuni ikhlas Hong Kong, jebrol dekat praja pula bacar bertutur Kanton, yg siapa tahu oleh ibunya Tionghoa Hong Kong.

Sementara kami enggak menyanggah Singapura mengimpor olahragawan, ibarat Siobhan Haughey menyatakan Singapura layak mengurus pemenang jeluk negerinya.

Edgar Cheung Ka-long membela medalion logam adi prima Hong Kong dekat Olimpiade Tokyo. Pemain menaksir itu suah selaku olahragawan yg benar-benar kala beliau tinggal taruna. Kedua anak Adam tuanya sama dengan kontestan bal bola keranjang domestik kepada China pula Hong Kong, pula membagul karir atletiknya per beliau tinggal baru, tunduk Tatler. Cheung mengantongi keselarasan atas Schooling, yg serupa mengantongi anak Adam berumur yg sama dengan olahragawan pula menggelorakan karir olahraganya.

Contoh Cheung and Schooling menyatakan bahwa getah perca olahragawan Singapura layak didorong kepada benar-benar jeluk karir sport mereka kala baru, pula anak Adam berumur layak membagul mereka jeluk kekuatan mereka.

Kemampuan olahragawan Hong Kong kepada menggait heksa medalion dekat Olimpiade Tokyo sama dengan oleh hati puak itu, yg rendah mengaksentuasikan ala performa akademik ketimbang Singapura.

Hong Kong mengantongi berlimpah pakar berprestasi sebagai Charles Kao, yg membela uang lelah Nobel jeluk fisika. Kepala pelaksana Hong Kong Carrie Lam sama dengan pelajar berprestasi dekat kampus pula lalu bergiat dekat karyawan kampung halaman, imbas-imbas atas anak Adam Singapura yg selaku pakar pula selaku nayaka, sebagai Perdana Menteri Lee Hsien Loong, Menteri Pendidikan Chan Chun Sing pula bekas Menteri Luar Negeri George Yeo. Namun Hong Kong serupa mengantongi hartawan sebagai Li Ka-shing yg tak jebolan universitas.

Hong Kong mengantongi pabrik gambar hidup yg maju atas sensitif, yg pernah memanifestasikan berlimpah karakter yg kondang dekat globe bertutur Cina pula sebagian kartika yg kondang dekat globe. Sebaliknya, Singapura enggak mengantongi kartika gambar hidup yg kondang dekat platform globe.

Sementara Hong Kong sama dengan tengah finansial, pabrik filmnya yg setimbang sama dengan logo bahwa praja ini mengharuskan anak Adam kepada maju sebati atas angan-angan mereka. Jumlah hartawan Singapura yg bertambah sejumput pula pabrik gambar hidup yg rendah maju sama dengan kenyataan puak yg mengaksentuasikan jumlah baik demi marga mendekati perkembangan jeluk penghidupan terlatih sebagai medis, rasam, proses, pula perbankan.

Di permulaan abad kepemimpinan Lee Hsien Loong, beliau menuturkan bahwa beliau mengenang-ngenangkan Singapura dekat mana terkandung berbagai ragam marga mendekati kemajuan. Sejauh ini, itu belum menyeluruh sahih terbuka. Ini siapa tahu tak kecacatan Perdana Menteri Lee, tapi oleh watak yg tertancap dekat renggangan berlimpah anak Adam Singapura bahwa jumlah baik sama dengan reka yg naim pula tentu kepada berjaya. Sama sebagai karakter yg cakap maju dekat Hong Kong, olahragawan serupa cakap maju dekat Hong Kong.

Hong Kong sama dengan praja yg terlalu urban dekat mana bayaran mengantongi pula mencarter kekayaan bertambah semampai ketimbang Singapura, terang apa sebab Hong Kong memanifestasikan bertambah berlimpah peraih medalion Olimpiade ketimbang Singapura?

Sebagian alasannya sama dengan banyaknya lapangan yg dicadangkan dekat Hong Kong, yg mengharuskan berlimpah kawasan kepada berolahraga. Alasan lainnya sama dengan gairah berlaga anggota Hong Kong. Misalnya, Sarah Lee dibesarkan dekat sebuah kondominium penguasa seluas 200 suku petak dekat Hong Kong pula jebrol atas anemia, yg membangkitkan putar pula kepenatan, memberi tahu South China Morning Post. Namun itu enggak menghalanginya kepada membela ganda medalion Olimpiade jeluk bersepeda, homo- medalion gangsa dekat Olimpiade London ala 2012 pula homo- medalion gangsa dekat Tokyo warsa ini. Sarah Lee mendatangkan kemauan lantang yg selaku sebutan gairah Hong Kong.

Karena Hong Kong pula sebagian dukuh Asia pernah membela medalion Olimpiade, lembaga sport Singapura hendaknya mengamati dengan cara apa lembaga sport dekat bekas beda ini mengonsolidasikan getah perca pemenang yg berjaya. Saya akui kami enggak mengantongi kesadaran rinci berkenaan reka operasi lembaga sport, terang kami enggak boleh menetralkan bertambah berlimpah pengertian berkenaan vak ini.

Tapi kalau Hong Kong pula negara-negara Asia sebagai Malaysia cakap membela medalion Olimpiade, Singapura serupa cakap.

Toh Han Shih sama dengan empu analis Headland Intelligence, sebuah konsultan akibat Hong Kong. Pendapat yg diungkapkan jeluk makalah ini sama dengan miliknya unik.

Ikuti aku dekat Media Sosial

Kirimkan urita Anda ke [email protected]