Perusahaan proteksi Turki menggambarkan drone enggak membedil seorang diri pada Libya

ANTALYA — Perusahaan proteksi kepunyaan dukuh Turki, STM, menggambarkan pesawat udara tidak berawak militernya enggak terdaya menghasilkan pukulan sendiri seutuhnya akan intensi, menyangkal kontemplasi atas senjata sendiri yg didorong sama perincian PBB.

Ozgur Guleryuz, CEO STM, menggambarkan menjelang Nikkei Asia bahwa pola mini-UAV kapak putarnya, Kargu-2, enggak dirancang mendapatkan melajang intensi mengonsumsi intelek rakitan.

“Kecuali operator menekan pentol, drone enggak rupa-rupanya mengambil intensi selanjutnya melajang,” kecek Guleryuz.

Kargu-2 selaku kabar superior mondial rembulan ini sehabis badan kabar menerbitkan kabar berlandaskan perincian Dewan Keamanan PBB. Dalam perincian tertera, sebuah panel terlatih merdeka merekomendasikan bahwa pesawat udara tidak berawak angkatan bersenjata yg digunakan berbobot bentrokan senjata dulur Libya tarikh kemudian rupa-rupanya suah melajang askar sonder kekangan makhluk, menggeser Kargu-2 selanjutnya pabrikannya, STM, pada lunas kapal pemeriksaan singset.

Para terlatih menyurat berbobot perincian Maret bahwa “arak-arakan perbekalan selanjutnya rombongan yg merosot akhirnya diburu selanjutnya diserang pada jeda terpencil sama alat transportasi angin menyerbu tidak berawak ataupun pola senjata sendiri memusnahkan sepantun STM Kargu-2 selanjutnya puder berkeliaran lainnya.”

“Sistem senjata sendiri memusnahkan diprogram mendapatkan melajang intensi sonder menginginkan konektivitas informasi tenggang operator selanjutnya puder: atas dasarnya, kekuatan ‘tembakmenembak, lupakan, selanjutnya temukan’ yg seyogianya,” kecek mereka berbobot perincian itu.

Namun, Guleryuz menyangkal penghargaan itu, oleh menggambarkan teknologi sendiri berpusat atas perjalanan selanjutnya mengenali varietas intensi.

“Teknologi drone AI sendiri rakitan aku setengah gadang digunakan mendapatkan haluan perjalanan dan menuding selanjutnya menyeleksi makhluk, dabat, alat transportasi, dll.,” kecek Guleryuz.

CEO STM Ozgur Guleryuz (Foto sama Sinan Tavsan)

Operator kudu memperbesar sebagai pedoman mendapatkan mendemonstrasikan sehabis mengindra intensi tersembunyi selanjutnya doang boleh menghasilkan pukulan oleh menekan pentol, oleh alternatif mendapatkan membatalkannya bila belaka batas drone mendatangi targetnya, tambahnya.

“Teknologi sendiri meningkat serupa itu kunjung, walakin aku belum datang pada situ. Di STM, aku selama-lamanya bekerja sebagai polos bahwa makhluk kudu terkancah berbobot gelangan itu.”

STM ialah industri cara selanjutnya pengacara angkatan bersenjata Turki yg berpusat atas ekspansi teknologi angkatan bersenjata sepantun pola sendiri, kebijakan massa samudra, pola kekuasaan perintah.

Menurut analis proteksi Arda Mevlutoglu, perincian PBB enggak sebagai spesifik memaklumatkan varietas peranan sendiri segala sesuatu yg digunakan berbobot peristiwa pada Libya, ataupun apakah puder berkeliaran yg ditentukan mudarat sapa juga. Namun, perincian itu berbetulan oleh pembahasan mondial yg masih berlanjur atas batas-batas AI selanjutnya pola senjata sendiri yg menghela kepedulian masyarakat.

Lebih pada 60% responden berbobot telaah ketentuan mondial menggambarkan mereka menyanggah aplikasi pola senjata sendiri yg memusnahkan. Survei ini dilakukan sama Kampanye mendapatkan Menghentikan Robot Pembunuh, yg dipimpin sama kelompok-kelompok sepantun Human Rights Watch, Amnesty International selanjutnya Asosiasi Bantuan selanjutnya Pertolongan, Jepang.

Laporan PBB menurunkan klise drone pada Libya selanjutnya menalikan ini “menyatakan bahwa puder pengelana kapak pusing STM Kargu-2 rakitan Turki kini beraksi pada Libya.”

Guleryuz menggambarkan Kargu-2 suah selaku seksi pada angkatan bersenjata Turki per 2018 selanjutnya “itu sah berbobot peperangan pada berbobot selanjutnya asing bumi, sejauh yg aku mengerti.” Dia enggak menyebut pertikaian pada mana itu digunakan pada asing Turki.

Ankara menyerbu separatis setempat selanjutnya terkancah berbobot bedah angkatan bersenjata pada Suriah, Irak selanjutnya Libya. Turki jua meninggalkan gendongan angkatan bersenjata yg besar ke Azerbaijan semasa bentrokan senjata tarikh kemudian menjawab Armenia, yg memanifestasikan ganjaran Azerbaijan. Keterlibatan angkatan bersenjata seragam itu menyempatkan kapling berlambak mendapatkan memandu selanjutnya menggelar pola senjata pada zona peperangan jelas.

Drone gadang Turki yg dikembangkan sebagai dalam negeri, Bayraktar TB2 selanjutnya ANKA, suah bertindak strategis pada zona pertikaian seragam itu selanjutnya suah dijual ke negara-negara sepantun Ukraina, Qatar, Azerbaijan, Tunisia selanjutnya yg terbaru sesama wakil NATO Polandia.

Guleryuz menggambarkan sedia besar atensi mendapatkan Kargu-2 pada asing bumi, termuat negara-negara Asia.

Dia berpidato pada sela-sela badan kecakapan mondial pada mana perdua pelaksana pabrik proteksi Turki termuat Guleryuz, menolong ajaran menjelang wakil berbeda pada Afrika, Asia Tengah selanjutnya Eropa atas unit proteksi Turki.

Kargu-2 boleh dibawa sama seorang serdadu ahad selanjutnya disiapkan berbobot 1 batas 2 menit. Drone beraksi berbobot bentuk pedoman selanjutnya sendiri. Perusahaan jua masih menggarap kekuatan swarming mendapatkan drone Kargu.

Israel Aerospace Industries mempunyai cara seperti, tunak perigi pabrik.

“Seperti pemerintahan nonproliferasi nuklir yg ditetapkan atas sepuluh dekade ke-20, gua akal kita hendak melirik pengamatan selanjutnya pemeriksaan singset akan ekspansi selanjutnya aplikasi pola senjata sendiri pada sepuluh dekade ke-21 sama per dukuh, bila tak sama badan mondial,” kecek Mevlutoglu.