Penduduk berawal Pantai Timur GRC mencatat warkat transparan terhadap Heng Swee Keat, mendesaknya kepada mengingat memperluas Skema Dukungan Pekerjaan

Singapura — Dalam sebuah warkat transparan terhadap Wakil Perdana Menteri (DPM) Heng Swee Keat, seorang awak East Coast GRC menyoalkan apakah doski hendak mengingat langkah-langkah parak kepada menyantuni operator beserta penyalur kebaikan sasaran.

Surat transparan yg ditulis beserta diposting dekat Facebook atas Selasa (20 Juli) sama alpa unik Lim Jialiang itu, mencagun sehabis Singapura mudik mudik ke stadium 2 (waskita jangkung) sehubungan menggunakan kenaikan besaran masalah masyarakat Covid-19.

Sebagai sebelah berawal langkah-langkah stadium dobel (kritikan jangkung), santap dekat kagak hendak diizinkan, tolok ukur geng maksimal kepada rapat kemasyarakatan hendak dikurangi berawal lima selaku dobel, besaran tamu bertentangan tiap-tiap pondok undak-undakan tiap-tiap yaum jua hendak dibatasi dobel, berawal lima tatkala ini.

Dalam suratnya, Lim mencatat: “Saya mencacakkan bidang usaha pengiriman bir ketekunan terbatas atas warsa 2020. Saya berspesialisasi lubuk pinggan perkulakan B2B, beserta penjaja ana ialah sendang aktivitas ana. Penjualan bir pipa lubuk pinggan buntelan sekadar mendatangi seputar 30% berawal perdagangan ana, beserta ana pernah memelihara perkulakan refleks ke pelanggan seminimal bisa jadi”.

Dia memanjangkan bahwa saat santap dekat bekas dibatasi atas medio Mei, doski pantas nunggangi “menyanggam duit atas rembulan Juni sekadar kepada menguatkan bahwa ana menyimpan cucuran peti yg solid beserta kepada memperuntukkan interval terhadap konsumen ana”.

Mengingat langkah-langkah tatkala ini, Mr Lim menafsirkan bahwa Mei beserta Juni ialah jumlah masa tersibuk kepada pabrik Makanan & Minuman dekat Singapura, beserta memanjangkan bahwa beliau melayani sangu menggunakan persis.

“Penutupan itu bermanfaat bahwa ana jua mengupas pengeluaran yg larut kian jangkung dekat penyimpanan berpendingin oleh tong ana dibiarkan megrek-megrek dekat barak kering ana. Dengan pemisahan terkini ini, kemungkinan hendak berjalan kembali”, catat Lim.

Di belakang suratnya terhadap DPM Heng, Lim menyodok yg mula-mula kepada mengingat praktik langkah-langkah yg kuasa menyantuni distributor yg kian terbatas bak dirinya, yg alhasil memenuhi pengeluaran penyimpanan lubuk pinggan besaran jangkung yg “kagak berkelaluan sumbut menggunakan klarifikasi carter walakin menyala Dengan serupa itu”.

Mr Lim jua memanjangkan bahwa “Memperluas JSS kepada membenamkan operator beserta penyalur pelayanan sasaran jua hendak paling menyantuni”.

Menurut arah-arah.gov.sg, JSS mengikhlaskan gendongan persen terhadap tauke kepada menyantuni mereka melindungi pekerja tempatan mereka (Warga Negara Singapura beserta Penduduk Permanen) sepanjang masa ketidakpastian perdagangan ini.

Pembayaran JSS dimaksudkan kepada mengganjar persen pekerja tempatan beserta menyantuni menanggulangi kewajiban mereka.

TISG pernah mengebel Mr Lim kepada mengikhlaskan ucapan beserta eksplanasi.

Ikuti patik dekat Media Sosial

Kirimkan pengumuman Anda ke [email protected]