Pembunuhan Floyd: Juri mengirakan Chauvin bersalah, Biden menyebutnya ‘sikap mara bota’

– Iklan –

India – Setelah persidangan potret jangkung diikuti karena sepan dalam Amerika serta dalam segenap tempat, wasit pernah mengumumkan bahwa bekas opsir petugas keamanan AS Derek Chauvin bersalah bagi ketiga tuntutan bagi mair polemis George Floyd dalam Minneapolis tarikh lewat – tergolong menghilangkan nyawa adam selerang erang sebagai enggak asa. – yg pernah mengakibatkan ombak keluhan anti-rasisme garis besar.

Segera sehabis tetapan dijatuhkan dalam Minneapolis, Presiden AS Joe Biden menyebutnya demi “sikap mara bota” analitis pertempuran melenyapkan rasisme sistemik, serta menegaskan pembantaian massal Floyd yakni “pembantaian massal dalam tengah hari yaum, serta itu mencabik sumbat fokus. sebaiknya segenap tempat memprediksi (rasisme) “, yg katanya yakni” telau dalam roh keturunan kita “.

Wakil Presiden Kamala Harris bermoncong, “Hari ini, abdi merasa nyaman. Tetap sendiri, itu enggak pandai menggelapkan mengenyam gering. Ukuran kesamarataan enggak serupa karena kesamarataan yg proporsional. Putusan ini menyunggi kita setahap kian hadapan. Dan faktanya, abdi tengah ada operasi yg wajar dilakukan. “

Kematian Floyd dalam kolong dengkul Chauvin dalam pendatang warung kelontong Minneapolis ala 25 Mei 2020 pernah mengakibatkan keluhan serta kemurkaan dalam segenap janabijana yg pernah beralih selaku kebengisan ala hari-hari asal karena Garda Nasional dikerahkan ke beraneka macam biro AS.

– Iklan –

Kerusuhan – yg membesar dalam kolong jargon anti-rasisme “Black Lives Matter” – karena ekspres mengawur ke pendatang tepi laut AS serta menimbulkan jatuhnya reca seorang peraih hamba dalam Bristol, Inggris; mengakibatkan penargetan konstitusi Raja Leopold II berumur 150 tarikh dalam Brussel, Belgia bagi kesembronoan dalam Kongo; serta mengakibatkan protes dalam Australia memandang penawanan penunggu aslinya.

Gelombang keluhan anti-rasisme serta mengubit India. Undang-undang Mahatma Gandhi dirusak sama pengunjuk mengenyam dalam pendatang kedutaan kuat India dalam Washington, DC, serta Perdana Menteri India Narendra Modi wajar membicarakannya memintasi imbauan telepon karena kepala negara AS jangka kala itu Donald Trump.

Di Minneapolis, 12 badan wasit yg terdiri semenjak heksa wong selerang bersih serta heksa wong selerang bermotif mengumumkan Chauvin bersalah bagi pembantaian massal tajuk kembar yg enggak disengaja, yg sanggup dihukum tenggat 40 tarikh rumah tahanan; pembantaian massal tajuk ketiga, yakni pembantaian massal yg enggak disengaja yg disebabkan sama pelaksanaan krida yg sungguh-sungguh genting, sanggup dihukum tenggat 25 tarikh rumah tahanan; serta pembantaian massal subordinat, yg mencorakkan taksir yg rapi disalahkan sehingga mencetuskan efek yg enggak terbenam pikiran.

Hukuman diharapkan analitis zaman seputar kembar candra, karena Chauvin dapat menuju aniaya rumah tahanan yg periode, pasrah karet tangu dasar.

Mantan personel petugas keamanan itu menatap karena senderut, biro kolong wajahnya ditutupi kedok, jangka kala kadi Peter Cahill mengimlakan tetapan dalam pojok pertemuan Minneapolis. Setelah itu, Chauvin dibawa berangkat karena belenggu analitis urusan yg unik berlaku dalam mana seorang personel petugas keamanan AS dinyatakan bersalah bagi pembantaian massal.

Hanya berpijak tujuh urusan mulai 2005 dalam mana personel petugas keamanan dinyatakan bersalah bagi pembantaian massal bagi penembakan jangka kala bekerja.

Sekitar 1.000 penembakan teruk sama petugas keamanan dilaporkan setiap tarikh, pasrah pengkajian yg inklusif dikutip sama Bowling Green State University.

Keluarga Floyd merasa nyaman bagi tetapan itu. “Mereka segala menegaskan keadaan yg serupa: ‘Kami enggak bakal pandai bernapas mencapai Anda pandai bernapas.’ Hari ini, abdi pandai bernapas masih, ”ujar Philonise Floyd, tertular unik famili laki-lakinya, dalam Minneapolis sehabis kesimpulan itu. “Justice for George bermanfaat kelayakan buat segala.”

Terrence Floyd, seorang famili laki lainnya, bermoncong, “Saya bakal merindukannya, namun kini aku ingat doi berpijak analitis riwayat. Benar-benar yaum yg bergaya buat selaku seorang Floyd, mitra. “

Vonis itu diambil sehabis tiga minggu pertemuan yg disiarkan spontan ke rumah-rumah ahli Amerika. Penuntutan memobilisasi kasusnya dalam seputar gambar bergerak yg direkam sama penyidik – Darnella Frazier yg berumur 17 tarikh – yg menyuratkan Chauvin menekan lututnya dalam gala Floyd sewaktu 9 menit, 29 denyut. “Gunakan pikiran sehatmu. Percayalah ala fokus Anda. Apa yg Anda lihat-lihat, Anda lihat-lihat, ”ujar beskal Steve Schleicher analitis kilah penutupnya.

Pengacara penolong Eric Nelson menyedang mengganti afeksi wasit semenjak gambar bergerak terkandung ke konteks kesegaran yg memedomani Floyd serta pelaksanaan narkoba. “Status sangat pivot ala 9 menit 29 denyut, 9 menit 29 denyut, 9 menit 29 denyut. Ini lain penilikan yg telak lantaran 9 menit 29 denyut melambat-lambatkan 15 menit 59 denyut sebelumnya, serupa sekaligus melambat-lambatkan, ”ujarnya analitis solusi penutupnya.

Kirimkan penerangan Anda ke [email protected]

– Iklan –