NBSEAS menyelidiki “The Irish Buddhist: The Forgotten Monk Who Faced Down the British Empire”

Agama Buddha berkepanjangan sebagai pegangan bentala, walakin popularitasnya dekat Barat faktual cuma berpunca per epilog era kesembilan iba, waktu sepenggal komprehensif bentala Buddha takluk ala rezim kolonial Eropa. Dari sekotah karakter Barat yg sebagai tergiring, maka berikhtiar kepada menaikkan pegangan Buddha ketika ini, mentak kagak bertumpu yg makin kagak konvensional maka membantun selain U Dhammaloka, seorang Irlandia yg “sebagai anak negeri” maka sebagai pendeta Buddha dekat Burma Inggris ala ketika alternasi warsa. era ke duapuluh. U Dhammaloka masa ini sebagai topik per sebuah sendi anyar yg membantun, Umat ​​Buddha Irlandia: Biksu Terlupakan yg Menghadapi Kerajaan Inggris (Oxford University Press, 2020) ditulis sama Alicia Turner, Laurence Cox, maka Brian Bocking. Di perantau lakon karakter Irlandia megak ini, sendi ini pun melahirkan silsilah kemasyarakatan Burma Inggris dekat ujung kolonialisme Eropa. Tetapi yg memarakkan bab silsilah kemasyarakatan ini yakni fokusnya ala karakter Eropa klasifikasi praktisi jangat bersih dekat negara-negara kolonial yg terlampau kosmopolitan ketika ini. Beberapa per mereka, maka U Dhammaloka yakni lupa satunya, berbagi patos ketatanegaraan bersama-sama bala tentara Asia dekat negara-negara kolonial ini.