Meneliti di Indonesia tanpa kerja lapangan di era COVID

Acara ini diselenggarakan oleh ANU Indonesia Institute. Ini dirancang untuk semua peneliti, tetapi terutama mahasiswa pascasarjana yang berjuang dengan merancang dan menerapkan pilihan penelitian di Indonesia sementara perjalanan ke negara itu terbatas (untuk peneliti dari luar Indonesia) dan melakukan interaksi tatap muka sangat terbatas (untuk peneliti di Indonesia).

Bagaimana para peneliti beradaptasi dengan tantangan ini?

Metode pengganti apa yang mereka gunakan?

Seberapa efektif wawancara online, penelitian media sosial, dan alternatif serupa?

Apa implikasi etis dari memindahkan penelitian secara online atau mencoba bekerja dengan asisten peneliti?

Bisakah penelitian etnografi dan kualitatif bertahan di era COVID-19?

Panel pembicara dari ANU dan sekitarnya, termasuk peneliti senior dan mahasiswa PhD, membahas masalah ini dan masalah serupa.

PEMBICARA – Dr. Amalinda Savirani, Universitas Gadjah Mada – Assoc. Prof. John McCarthy, ANU – Ibu Lila Sari, ANU – Dr Eva Nisa ANU