Jepang menyebarkan panas COVID pada tiga prefektur berulang

TOKYO – Jepang menyebarkan ala musim Jumat bahwa mereka mau memperluas kaliber panas virus korona buat melibatkan tiga prefektur berulang atas jajahan itu bergulat buat mengatasi peradangan yg menumpuk, melahirkan kewaswasan bertambah tua kepada Olimpiade Tokyo 70 musim sebelum mukadimah yg dijadwalkan.

Pemerintah menyebarkan kondisi panas COVID-19 buat prefektur Hokkaido, Okayama selanjutnya Hiroshima yg dimulai ala musim Minggu selanjutnya mau berlantas sempadan 31 Mei. Itu mengeluarkan total jumlah prefektur lubuk pinggan kondisi panas selaku sembilan, terbilang Tokyo selanjutnya ranah Osaka yg bertambah lapang.

Sementara itu, kondisi panas yg bertambah senang mau menerkam tiga prefektur lebihan – Gunma, Ishikawa, selanjutnya Kumamoto – sempadan medio Juni.

Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura memaklumkan ala musim Jumat bahwa subkomite penguasa buat persepsi virus korona “mengisyaratkan bahwa hamba mesti menyampaikan catatan yg tajam untuk mahajana.”

“Ada bunyi yg membuktikan macam mana penyaluran versi virus korona selanjutnya tekanan listrik ala isi penyelenggaraan medis bertambah cacat ketimbang yg ditunjukkan penghormatan,” katanya.

Area pada kaki kondisi panas sudah menyubsidi mafhum restoran, kafetaria, selanjutnya ceruk karaoke yg mengawal alkohol buat ditutup. Fasilitas menguntungkan luhur semacam department store selanjutnya kunci perbelanjaan diminta buat mengambil weker operasi. Gubernur prefektur serupa berhak buat meresmikan penyekatan yg bertambah sepan.

Pada lagu latihan jasmani, konser, selanjutnya sidang luhur lainnya, pemirsa dibatasi sempadan 5.000 ataupun 50% ataupun isi bekas, mana terus-menerus yg bertambah aib.

Restoran selanjutnya bekas parak yg menginjak-injak susunan panas COVID-19 mau didenda sempadan 300.000 yen ($ 2.750).

Perpanjangan kondisi panas terbaru melahirkan perbincangan bertambah tua mengenai apakah Jepang mau cakap menyinambungkan Olimpiade, yg mau dibuka ala 23 Juli.

Ini sama dengan kondisi panas virus korona ketiga pada Jepang. Itu dideklarasikan ala 25 April lubuk pinggan daya mengatasi penyaluran COVID-19 selanjutnya variannya sewaktu preinan Golden Week pada asal Mei.

Pemerintahan Suga akan datang memanjangkan kondisi panas sempadan kesudahan Mei selanjutnya sudah meninggikan lima prefektur berulang ke skedul dari wara-wara asal menyodok lonjakan peradangan selanjutnya tekanan listrik ala isi pembaringan gedung lara.