Garuda Indonesia mau mengetam seperdua pasukan pesawat udara bernas draf restrukturisasi

JAKARTA – Garuda Indonesia mau mengetam sebelah armadanya bernas cara akan menyurutkan kemudaratan maka membengkaknya sangkutan, Nikkei Asia suah membaca, masa kongsi terkandung bergelut akan permanen semampai dekat senter epidemi COVID-19 maka pengaruhnya tentang pabrik penerbangan ijmal.

Maskapai terbesar dekat Indonesia itu bernas pengajuannya ke Bursa Efek Indonesia, Senin, menganjurkan kalender purnabakti pagi buta demi sebelah mulai cara “mendaulat Garuda Indonesia perseroan yg kian bugar maka adaptif bernas menangkis tantangan kemampuan bidang usaha dekat zaman trendi normalitas. . “

Meskipun perseroan tak menetakkan tuntutan redundansi, menyurutkan seperdua armadanya – yg mencaplok pesawat udara yg dimiliki maka disewa – boleh menimbulkan sebanyak mulia tenaga kerja terdesak purnabakti.

Program ini ditawarkan menjelang karyawan separas representatif kepala negara, celoteh seorang pelaksana dekat perseroan menjelang Nikkei. Garuda mengaryakan seputar 5.700 insan.

Garuda waktu ini menjalankan 142 pesawat udara, lamun pelaksana mengabarkan jumlahnya mau berkurang selaku dekat lunas 70 atas selesai 2022.

Rencana tadbir belaka mempengaruhi Garuda maka tak meruap ke anggota perusahaannya, terbabit kongsi berbiaya pandak Citilink.

“Alasannya [for restructuring] yakni oleh epidemi COVID-19, besaran pembonceng dekat pesawat udara tinggal kurang, sehingga tak menyelimuti ongkos operasional, “celoteh pelaksana seraya membubuhkan bahwa belaka pegari seputar 40 pesawat udara yg main. Pihak pelaksana jua menanggapi keadaan itu. Garuda suah mencuaikan sejumlah penggajian menjelang lessor pesawat udara.

Garuda tak terkoteng-koteng menjelang voltase moneter kesan epidemi. Pekan terus, penagih Thai Airways International membenarkan draf restrukturisasi yg dapat berlantas tujuh warsa.

Sementara itu, Singapore Airlines pasar terus melansir kemudaratan siang tahunan sejumlah 4,27 miliar dolar Singapura ($ 3,22 miliar). Pada warsa pajak 2020, kongsi itu belaka melayangkan 596.000 pembonceng – kemerosotan mulai warsa ke warsa sejumlah 98% oleh pemisahan petualangan ijmal.

Rencana Garuda berlabuh selangkan pegari antaran pengamanan warsa terus sama penguasa Indonesia, masa departemen moneter setujuan akan memesan surat pinjaman Garuda yg trendi diterbitkan 8,5 triliun rupiah ($ 593 juta) akan menyuntik fulus kas ke perseroan.

Setelah menempuh kemudaratan siang sewaktu dobel warsa, kongsi ini bertemu meraup rezeki $ 6,9 juta atas warsa 2019. Namun pemisahan petualangan suah melaksanakan kongsi menempuh voltase trendi maka mengembalikannya ke kemudaratan siang sejumlah $ 1 miliar bernas sembilan kamar limit September 2020. Perusahaan suah menuliskan manfaat siang sejumlah $ 122 juta atas waktu yg setingkat warsa sebelumnya.

Garuda belum melansir rakitan setahun sesak akan warsa 2020.

Maskapai, laksana melembak kongsi lainnya, mengangkut kian sejumput pembonceng menggunakan ongkos kian semampai. Faktor bagasi bangku – tingkatan bangku yg tersuguh yg ditempati sama pengunjung – turun selaku 50% bernas sembilan kamar perdana warsa terus mulai 72,8% atas waktu yg setingkat warsa sebelumnya. Biaya masing-masing kilometer bangku yg tersuguh – metrik ongkos penerbangan yg acap digunakan – yakni 8,1 sen atas waktu yg setingkat mulai 6,7 sen warsa sebelumnya.

Maskapai ini menjelang gawat moneter, menggunakan hutang siang blok peneguhan atas selesai September 2020 sejumlah $ 6,5 miliar, patuh liputan keuangannya, menumpuk kian mulai 300% per selesai 2019. Ia jua memegang gelombang brankas minus maka ekuitas minus, artinya seluruhnya pikulan melewati seluruhnya kapital.

Hutang perseroan “menumpuk setiap kamar oleh [the airline] segera memurukkan penggajian menjelang distributor, “celoteh pelaksana itu.

Pelaporan terusan sama Bobby Nugroho